Ujian Tengah Semester SEI

Pertanyaan

: 1. Ditinjau dari perbedaannya, Kebijakan ekonomi Indonesia pada masa Orde Lama lebih
berorientasi pada sosialisme/komunisme , sedangkan Orde Baru lebih berorientasi kepada
kapitalisme. a. Sebutkan pola-pola apa saja yang dilakukan oleh pemerintah saat itu sehingga
kebijakan ekonomi di masing-masing rezim bercorak kepada sosialisme maupun kapitalisme. b.
Lalu apa yang membedakan kedua sistem ekonomi dengan sistem ekonomi
Pancasila.Kemukakan pendapat Anda dan berikan contohnya!
Jawab : A. pola pola yang dilakukan oleh rezim sosialisme adalah memberikan hak
milik individu yang tidak diakui, bahkan seluruh sumber daya hanya dikuasai oleh
Negara. dan juga dengan jalannya kegiatan perekonomian, sepenuhnya adalah tanggung
jawab pemerintah, tak hanya itu, kegiatan ekonomi direncanakan dan diatur pemerintah,
dan produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat,yang pada intinya kebijakan
perekonomian disusun oleh pemerintah. Sedangkan pola yag ada pada rezim kapitalisme
adalah adanya pengakuan terhadap hak individu, dan juga kedaulatan konsumen dan
kebebasan dalam konsumsi, senantiasa menerapkan sistem persaingan bebas, peranan
modalnya sangat penting, karena itu peranan pemerintah dibatasi, dan motif mencari
laba terpusat pada kepentingan individu.
B. Sistem ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi diatur negara. Sistem
ini, jalannya perekonomian sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau
pemerintah pusat. Sistem ekonomi kapitalis yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi
diatur oleh kekuatan pasar ( permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi kapitalis
menghendaki adanya kebebasan individu melakukan kegiatan ekonomi. Sedangkan
sistem ekonomi pancasila yaitu berperan dominan ke koperasi bersama dengan
perusahaan negara dan perusahaan swasta. Manusia dipandang secara utuh, bukan
semata-mata makhluk ekonomi tetapi juga makhluk sosial. Adanya kehendak sosial yang
kuat kearah egalitarianism atau pemerataan sosial.

2. Jelaskan empat jenis kemiskinan apabila dilihat dari pola waktu? Berikan contohnya terkait
fenomena kemiskinan dan kesenjangan pendapatan di Indonesia
Jawab : 1. PERSISTENT POVERTY, yakni kemiskinan yang kronis atau terjadi secara
turun temurun. Contohnya seperti Negara Jepang yang dulunya sangat menutup diri
terhadap budaya dari luar mengakibatkan mereka terisolasi, namun berbeda dengan
sekarang mereka (Jepang) bahkan sudah tergolong Negara maju dengan kejanggihan
teknologinya.
2. CYCLICAL POVERTY, yaitu kemiskinan yang terjadi karena mengikuti siklus ekonomi
secara keseluruhan. contohnya adalah krisis ekonomi global yang berakibat kedalam
negeri. Strategi amerika latin dapat diterapkan di Indonesia dimana ia berfokus pada
pemberantasan kemiskinan dan pro-rakyat.
3. SEASONAL POVERTY, yaitu kemiskinan musiman yang terjadi berdasarkan masa-
masa tertentu, misalnya masa paceklik bagi petani, dst. contohnya adalah dari beberapa
daerah yang terdapat di Indonesia saat musim paceklik misalnya dan musim kemarau
berkepanjangan di jawa timur dan beberapa daerah lainnya.
4. ACCIDENT POVERTY, yaitu kemiskinan yang tercipta karena adanya bencana alam,
konflik & kekerasan atau dampak dari suatu kebijakan tertentu yang menyebabkan
menurunnya kesejahteraan suatu masyarakat. Contoh pada hal ini sering sekali terjadi di
Indonesia karena letak georgrafisnya. Seperti contoh yang terjadi pada Aceh 2004,
dimana semua habis akibat dari tsunami tersebut. Dan pada Negara Jepang ketika di bom
atom (Hiroshima Nagasaki).

3. Berikan analisa Anda mengapa kontribusi pertanian sangat penting dalam pembangunan
ekonomi negara berkembang? Jelaskan beserta contohnya! Bagaimana potensi Indonesia dan
strategi apa yang perlu dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pembangunan
pertanian di Indonesia?
Jawab : dikarenakan pertanian merupakan sebuah sektor yang tidak terlepas dari
pedesaan, oleh karena itu pertanian merupkan pengembangan kawasan pedesaan yang
sebagai penggerak utama perekonomian dan sektor pertanian adalah salah satu
kontribusi yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian di Negara
berkembang karena, sektor pertanian lebih efektif dalam meningkatkan pendapatan.
Dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin lebih mengedepankan upaya peningkatan
kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) untuk semua subsektor harus dapat
ditingkatkan dengan nyata. Dan juga sumberdaya manusia petani yang harus
ditingkatkan skill dan kompetensinya. Tidak hanya dalam aspek budidaya tanaman,
namun juga dalam aspek pengolahan hasil-hasil pertanian.

4. Berikan analisa Anda bagaimana prospek industri Indonesia melalui Making Indonesia.4.0!
Apa saja tantangan peridustrian nasional dimasa mendatang?
Jawab :
Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan
teknologi cyber. Ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi
manufaktur. Jadi dilihat dari hal tersebut tentu prospek industri Indonesia dipastikan
akan keaarah yang lebih baik lagi dan tidak hanya mempermudah dalam hal industri,
tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari kita juga dapat dimudahkan melalu 4.0 tersebut.
Tantangan yang akan dihadapi tentunya berhubungan dengan semua aspek yang
tertanam pula dalam industri tersebut seperti halnya masyarakat,strategi,teknologi dan
tenaga ahli, dan pula TI. Hal-hal tersebut merupakan hal yang akan selalu berkembang
setiap tahunnya, jadi tantangan yang akan dihadapi adalah perubahan dalam segala aspek
dan kebiasaan perindustrian dalam menghadapi hal tersebut harus siap dan tahu hal-hal
yang akan mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisa Kritis E-Government

Countries Grouped by EDGI Levels